Tampilkan postingan dengan label layer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label layer. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 Mei 2013 0 komentar

Denial of Service (DoS)

DoS merupakan singkatan dari Denial of Service yang berarti penolakan layanan. DoS ini merupakan salah satu ancaman serangan yang sering terjadi dalam sistem jaringan dimana si penyerang berusaha dengan berbagai macam cara menghabiskan sumber daya jaringan sehingga layanan server atau host tidak dapat diberikan atau sampai kepada client dan bahkan membuat server atau host menjadi hang. Walaupun serangan DoS ini hanya sebatas membanjiri jaringan server atau host, namun serangan ini bisa berdampak buruk dan menimbulkan kerugian yang besar bagi kegiatan pemilik server atau host tersebut. Contohnya pada layanan perbankan yaitu mesin ATM yang menggunakan internet. Jika jaringan mesin ATM diserang, maka ATM tidak dapat digunakan dan segala aktivitas perbankan yang dapat dilakukan di mesin ATM tidak terlayani dengan baik, serta membuat nasabah menjadi menumpuk di bank pemilik mesin ATM tersebut. Sehingga pihak bank tersebut mengalami kerugian yang besar.

Menurut Budi Raharjo, seranagn DoS ini merupakan sebuah usaha untuk melumpuhkan sistem target agar sistem tersebut tidak dapat memberikan layanan-layanannya. Serangan DoS ini juga biasa dipakai bersamaan dengan serangan lain untuk melupuhkan sistem targetnya.

Serangan DoS ini biasa terjadi pada layer physical. Layer physical merupakan layer OSI yang paling bawah dan berhubungan langsung dengan media transmisi. Layer physical berfungsi untuk mengatur pengiriman dan penerimaan bit-bit data melalui media transmisi, seperti kabel UTP/STP, kabel koaksial,  gelombang radio, dan lain-lain. Pada layer ini, serangan DoS dapat dilakukan dengan memasukan traffic-traffic palsu ke dalam sistem jaringan yang membuat sumber daya jaringan menjadi berkurang akibat banyaknya traffic yang terjadi sehingga layanan server yang diberikan menjadi terhambat dan membuat client tidak dapat menerima layanan server tersebut. Selain dengan memasukan traffic palsu, Serangan DoS ini juga dapat dilakukan dengan melakukan perusakan terhadap kabel transmisi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik, mengunting kabel, dan lain-lain sehingga layanan server yang diberikan tidak sampai kepada client.

Selain pada layer physical, serangan DoS juga dapat terjadi pada layer network. Layer network merupakan layer OSI ketiga yang bertugas untuk menentukan jalur komunikasi data yang biasa disebut routing. Serangan DoS pada layer ini biasa disebut Smurf Attack. Penyerangan Smurf Attack ini dlakukan dengan menggunakan perintah ping yang dikirim/dijalankan ke alamat broadcast dan ketika ping diterima oleh komputer yang terhubung ke alamat broadcast tersebut akan membalas request tersebut. Jika sistem yang terhubung ke alamat broadcast tersebut terdiri dari banyak komputer dan ping tersebut terus dilakukan , maka sumber daya jaringan tersebut akan habis dan membuata layanan server sistem tersebut menjadi lambat dan bisa tidak ditermia oleh client.

Dengan kerugian yang bisa ditimbulkan oleh serangan DoS ini, maka kita perlu melakukan pencegahan agar sistem jaringan kita dapat terhindar dari serangan DoS ini. Berberapa pencegahan yang dapat kita lakukan yaitu :
·         Menerapkan filter router untuk menfilter komunikasi data yang tidak penting
·         Menon-aktifkan layanan jaringan yang tidak dibutuhkan agar tidak dimanfaatkan si penyerang menggunakan layanan tersebut
·         Menerapkan sistem kuota pada sistem jaringan kita sehingga kita dapat mengatur dan membatasi sumber daya jaringan agar tidak cepat habis
·         Selalu memantau aktivitas sistem kita dari segala aktivitas sistem dan user yang mencurigakan yang menyebabkan sumber daya jaringan kita cepat habis
·         Rutin memeriksa keamanan fisik jaringan kita agar sesuai dengan kebutuhan kita
·         Memasang firewall untuk memeriksa dan memantau aliran data yang mengalir dalam sistem jaringan
·         Memasang peralatan yang dapat mendeteksi jika terjadi perubahan pengaturan dalam sistem jaringan kita
·         Memasang alat intrusion detection system yang dapat memonitor dan memantau akitvitas mencurigakan pada sistem jaringan kita dan melaporkannya kepada admin.


Sumber :
·         E-book Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet oleh Budi Raharjo
·         E-book Security in Computing.chm
·         E-book Manajemen Keamanan               Informasi dan Internet oleh Prof. Richardus Eko Indrajit
·         E-book Protokol Jaringan oleh Riki Sriwijaya dari IlmuKomputer.Com
                             
      
Jumat, 28 September 2012 2 komentar

Software Process


Sebelum kita mengetahui lebih lanjut mengenai Software process, kita harus mengetahui “Apa itu Software?”

Apa itu Software ???

      Software adalah kumpulan elemen-elemen atau item-item yang terdiri dari program-program, data-data, dan dokumen-dokumen yang saling berkaitan yang membentuk suatu konfigurasi. Dokumen-dokumen yang dimaksudkan di sini adalah petunjuk penggunaan program dan data. Softwarejuga merupakan salah satu elemen penting dalam sistem operasi komputer karena software yang bertugas untuk menghubungkan hardware(komputer) dengan brainware(pengguna), sehingga pengguna dapat mengontrol komputer dengan mudah.

Macam-macam Software

       Sekarang ini, Software terus berkembang dengan pesatnya dengan berbagai macam kegunaan-kegunaannya yang memudahkan penggunanya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya. Namun, software ini dapat kita kelompokkan menjadi beberapa macam, antara lain :
1.       System software, adalah software yang digunakan untuk menjalankan software atau program yang lain. Contoh Windows, Linux, MacOS, dan lain-lain.
2.       Real-Time software, adalah software yang digunakan untuk membaca keadaan lingkungan sekitar pada saat yang sama. Contoh Sistem pembaca kecepatan angin, Sistem Navigasi, dan lain-lain.
3.       Business software, adalah software yang digunakan untuk membantu proses bisnis. Contoh Point Of Sales(POS), Sistem Kontrol Stok Gudang, dan lain-lain.
4.       Engineering and scientific software, adalah software yang digunakan untuk melakukan pengukuran di bidang engineering dan sains. Contoh AutoCAD, Pro/ENGINEER, dan lain-lain.
5.       Embedded software, adalah software yang ditanamkan dalam sebuah perangkat keras. Contoh sistem yang terdapat pada televisi, AC dan lain-lain.
6.       PC software, adalah software yang digunakan secara pribadi. Contoh Windows Media Player, Microsoft Office, dan lain-lain.
7.       AI Software, adalah software yang dibuat dengan kecerdasan buatan. Contoh sistem yang terdapat pada robot, sistem pakar, dan lain-lain
8.       WEB application, adalah software yang digunakan dengan fasilitas internet. Contoh Google Chrome, Mozilla Firefox, dan lain-lain.

Karakteristik Software

       Ketika kita membuat software, ada beberapa karakteristif yang harus dipenuhi agar software kita dapat digunakan sampai kapan pun. Karakteristik tersebut antara lain :
1.       Software dibangun/direncanakan. Dalam membangun software, kita harus membuat rancangan software yang akan dibuat dan tidak seperti hardware yang dibuat secara masalah karena setiap kebutuhan akan sebuah software berbeda-beda.
2.       Software tidak lekang oleh waktu. Karena software dapat terus diperbaiki jika terdapat kesalahan.
3.       Kebanyakan software dibuat berdasarkan kebutuhan.

Setelah kita mengetahui mengenai software , selanjutnya kita membahas mengenai software process.

Apa itu Software process ???

       Software process adalah sekumpulan kegiatan-kegiatan yang saling berkaitan untuk membangun sebuah sistem yang terdiri dari merancang sistem, mengimplementasi sistem, melakukan testing dan melakukan pengembangan sistem. Ada juga konsep umum yang bisanya digunakan dalam membangun sebuah sistem yang disebut Software Layer. Software layer terbagi menjadi empat lapisan, yaitu :
1.       A quality focus
Pada saat membuat sistem, focus pertama kali yang dibuat adalah kualitas sistem yang akan kita buat itu seperti apa, sasaran penggunanya siapa saja, dan lain-lain.
2.       Process model
Setelah A Quality Focus terpenuhi, maka kita harus megetahui proses-proses apa saja yang terjadi agar A quality focus yang sudah direncanakan terpenuhi. Proses-proses yang lakukan ini harus tepat dan terurut agar tidak terjadi kesalahan ketika sistem sedang bekerja. 
3.       Methods
Setelah Proses Model yang dibuat tersebut sudah tepat, maka kita memilih metode-metode apa yang akan digunakan agar proses model yang dibuat dapat kita implementasikan ke dalam sistem
4.       Tools
Tools adala alat bantu yang digunakan dalam membuat sistem.




       Dalam membangun sebuah sistem, kita dituntut membuat rancangan sistem yang ingin dibuat terlebih dahulu agar dapat memberikan gambaran mengenai sistem yang akan dibuat. Dalam merancang sebuah sistem, kita harus mengetahui dan mengukur kebutuhan si pengguna agar sistem yang dibuat sesuai dengan keinginan pengguna. Oleh karena itu, kita haruslah memiliki skill berkomunikasi yang baik agar informasi yang diinginkan dapat kita peroleh dan dapat membantu kita dalam membangun suatu sistem. Selain sistem yang kita buat ini sesuai dengan kebutuhan pengguna, kita juga harus memenuhi karakteristik sistem/software agar sistem tersebut dapat digunakan secara terus menerus oleh si pengguna dan tidak mengeluarkan biaya lagi untuk membuat sistem yang baru yang sama kegunaannya.

Apakah ada tehnik-tehnik yang akan memudahkan kita dalam membangun program ???

Sumber :
  1. http://konteseoblog.blogspot.com/2010/04/komputer-software-adalah.html
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/CAD
  3. http://sulistriyani.blogspot.com/2010/05/proses-software.html
  4. http://kuliahso.wordpress.com/
  5. https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:yJ23kBVKJL0J:erlinwin.files.wordpress.com/2011/03/pengenalan-software-engineering.ppt+contoh+Engineering+and+scientific+software&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgOYjDdhuBlBUqdR4ZBvMHu_kDwMgsGYozmpoKVySs6jT0KaDypO7KbVMPXhFmAwvAMby9xqZTYBjlHkeir9NODaAjz63_2vEd-5K4LG9x5nJ7jbW6L0JRBoLUnd0Lk2yQU_Qwk&sig=AHIEtbSa0-d1MfxFKQNhHO2nfnO5TGqqtg
  6. http://www.isomwebs.com/2012/karakteristik-software/

 
;